Niat Puasa Tasua dan Asyura, Keutamaan serta Hadist Terkait Puasa Sunnah 9-10 Muharram

Niat Puasa Tasua dan Asyura

Bagi umat Isllam yang ingin mengamalkan puasa sunah tanggal 9 dan 10 Muharram, berikut adalah bacaan niat puasa Tasua dan Asyura yang dapat dilafalkan pada malam hari atau sebelum terbit fajar:

1. Niat Puasa Tasua (9 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma Taasuu'aa-a sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Tasua karena Allah Ta'ala."

2. Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma 'Aasyuuraa-a sunnatan lillaahi ta'aalaa.
Artinya: "Aku berniat puasa sunah Asyura karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura

1. Lebih Utama Setelah Ramadhan

Rasulullah SAW menyebutkan puasa Tasua 9 Muharram dan Asyura 10 Muharram lebih utama setelah Ramadhan. Berikut ini bunyi hadistnya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ (رواه مسلم)

Artinya: "Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: 'Rasulullah SAW bersabda: 'Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR Muslim).

2. Menghapus Dosa Satu Tahun Lalu

Umat Islam yang menjalankan puasa Asyura akan mendapat pahala berupa penghapusan dosa satu tahun lalu. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW :

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: "Puasa Asyura aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu."
Terkait hadis tersebut Imam An-Nawawi menegaskan bahwa penghapusan yang dimaksud hanya untuk dosa-dosa kecil. Seluruh dosa dihapus kecuali dosa besar.

3. Rasulullah SAW Semangat Puasa Asyura

Dijelaskan Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW bersemangat untuk menjalankan puasa Asyura. Ibnu Abbas berkata:

مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَحَرَّى صِيَامَ يَوْمٍ فَضَّلَهُ عَلَى غَيْرِهِ إِلاَّ هَذَا الْيَوْمَ: يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَهَذَا الشَّهْرَ يَعْنِي شَهْرَ رَمَضَانَ

Artinya: "Aku tidak pernah melihat Nabi benar-benar perhatian dan menyengaja untuk puasa yang ada keutamaannya daripada puasa pada hari ini, hari 'Asyura dan puasa bulan Ramadhan."

Itulah niat puasa Tasua dan Asyura serta hadist tentang puasa 9 dan 10 Muharram.

Comments

Popular posts from this blog

Doa-doa Sebelum Tidur, Saat Bangun dan Ketika Dapat Mimpi Baik ataupun Buruk

Doa untuk Pengantin Islam