Doa Sebelum Tidur / Doa Ketika Akan Tidur بِسْمِكَ اللّٰهُمَّ اَحْيَا وَ بِسْمِكَ اَمُوْتُ. Bismika allohumma ahya wa bismika amuutu Artinya: "Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati". Doa Bangun Tidur اَلْحَمْدُالِلّٰهِ الَّذِىْ اَحْيَانَا بَعْدَمَآ اَمَاتَنَا وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ Alhamdu lillahil ladzii ahyaanaa ba'da maa amaa tanaa wa ilahin nusyuuru Artinya : "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah kami mati (membangunkan dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami dikembalikan". Doa Ketika Mimpi Buruk اَللّٰهُمَّ إِنّىِ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ Allaahumma innii a'uudzubika min 'amalisy syaithaani wa sayyiaatil ahlami Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada Engkau dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk". Doa Ketika Mendapat Mimpi Baik اَلْحَمْدُ الِلّٰهِ الَّذِيْ قَطْلَ الْحَاجَت Alhamdulillahil ladzii qothlal haajaati Artinya: ...
Doa untuk Pengantin Orang Islam yang Baru Menikah Mau kondangan? Jangan lupa mendoakan pengantinnya ya... berikut doanya. Lafadz doa untuk pengantin yang mungkin paling sering kita dengar adalah yang terdapat pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, yaitu: بَارَكَ اللّٰهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ Bacaan: Baarakallaahu laka wa baraka 'alaika wa jama'a bainakumaa fii khaiir. Artinya: “Semoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan” (HR. Abu Dawud no. 2130). #doa #islam #pernikahan #nikah
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Wajib setelah Haid Beserta Doa Setelah Suci dari Haid Dalam kitab-kitab fiqih disebutkan bahwa haid termasuk perkara yang menyebabkan mandi wajib. Oleh karena itu, perempuan yang sedang haid dianggap memiliki hadas besar, dan setelah ia selesai dari masa haidnya, ia harus mandi wajib untuk bisa suci kembali dari hadas besar. Adapun tata cara mandi wajib dari haid sama dengan tata cara mandi wajib dari hadas besar lainnya. Dalam kitab Bidayatul Hidayah, Imam Al-Ghazali menyebutkan tahapan mandi wajib secara sempurna, termasuk dari haid, sebagai berikut Pertama , mengambil air kemudian membasuh tangan tiga kali. Kedua , menghilangkan najis-najis yang keluar dari kubul dan dubur dengan cara beristinjak. Sekaligus juga menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel di badan. Ketiga , berwudhu sebagaimana berwudhu untuk melaksanakan shalat. Kemudian membasuh kedua telapak kaki. Keempat , memulai mandi wajib dengan menyiram kepala dengan air tiga kali, di...
Comments
Post a Comment