Pages

Monday, November 30, 2009

Belajar dari Kesuksesan GOOGLE


Siapa coba pengguna internet yang tidak mengenal google. Mungkin bisa dikatakan google mesin penelusur google wajib diketahui oleh semua pengguna internet. Bagaimana tidak..? Segala informasi dari seluruh dunia bisa kita akses dengan search engine google hanya dengan mengetikkan kata kunci yang kita cari dengan hasil penelusuran yang terbukti optimal. Google sekarang sudah sangat mendominasi kehidupan di internet dengan ciri khas design tampilan minimalisnya. Jadi ingat ketika benar-benar baru bisa internetan, aku sempat heran dengan google. Karena ketika itu tahunya situs-situs portal seperti Yahoo dan wesite lain dengan desain meriah dan beragam pilihan di dalamnya dan belum begitu memanfaatkan adanya search engine.(benar-benar gaptek ya..he3X). Pas buka halaman google yang memang dijadikan homepage browser warnet, aku masih heran, buat apa sih google? Trus dicoba dan selanjutnya sampai sekarang jadi sesuatu yang penting. Bahkan menjadi sebuah solusi untuk mencari solusi.
Harus diakui google telah mendominasi internet saat ini dan berhasil membentuk peradaban baru di tengah kemajuan teknologi informasi.

Google Inc sebuah perusahaan yang tumbuh dengan cepat dan berhasil menanamkan pemikiran bahwah mereka adalah penting bagi kehidupan pengguna internet.

Google Inc. berawal dari karya dua orang mahasiswa S3 ilmu komputer di Stanford University, Sergey Brin dan Larry Page. Program penelitian yang mereka lakukan mempertemukan kedua orang ini untuk bersama-sama melakukan inovasi terhadap teknologi baru dalam pencarian informasi di internet. Sebelumnya memang sudah banyak search engine yang ada, namun hasil pencariaanya tampil dengan urutan yang tak jelas sehingga user harus berlama-lama menghabiskan waktu mengklik tiap halaman untuk menemukan informasi yang mereka inginkan. Larry Page menemukan solusi pengurutan hasil pencarian yaitu dengan algoritma PageRank. Melalui diskusi dengan sesama mahasiswa dan dosen pembimbing,Sergey Brin dan Larry Page semakin menyempurnakan program tersebut. Mereka membangun mesin pencari Google versi awal dengan menggunakan sumber daya komputer dan jaringan milik kampus dan sudah dijalankan dengan sistem pararel sehingga memungkinkan google untuk mengindex jutaan halaman web dan menyajikan hasil pencariannya dalam waktu cepat. Sehingga google menjadi search engine yang populer di Stanford.Akhirnya pada suatu tahapan mereka menyadari bahwa apa yang sedang mereka kembangkan bisa menjadi sebuah tambang emas.

Awalnya Page dan Sergey Brin hanya ingin menjual lisensi teknologi pencarian Google ke perusahaan-perusahaan search engine kala itu seperti AltaVista, Exite, Yahoo! dll. Tapi semua perusahaan menolak membeli lisensi mereka, karena pada saat itu perusahaan-perusahaan besar yang ada masih menganggap teknologi search engine tidak begitu menarik untuk dibisniskan dan masih hanya digunakan sebagai pelengkap semata. Hal ini dikarenakan memang pada saat itu perusahaan web kebanyakan masih menganggap bahwa aplikasi yang  bisa mendatangkan banyak uang adalah web portal. Web Portal adalah website dengan fasilitas lengkap, misalnya Yahoo! Di mana para pengunjung bisa bertahan lama di depan monitor menatap situs mereka, shopping, mengecek email, chatting, main game, melihat-lihat iklan, dan lainnya yang pada intinya membuat pengunjung menghapiskan waktu menatap layar mereka dan menghabiskan lebih banyak uang. Hal yang sangat bertolak belakang dengan cara kerja google yang akan membuat pengguna meninggalkan google ketika mereka menemukan sumber informasi yang dicari.

David Pilo, salah satu pendiri Yahoo! yang juga lulusan Stanford memberi saran kepada Brin dan Page bahwa jika mereka masih ingin mewujudkan potensi sistem pencari mereka yang unik dan yakin sekali tentang ide itu, yang terbaik bagi mereka adalah mengambil cuti dari program Ph.D. di Stanford dan langsung mendirikan perusahaan sendiri. Dan itulah jalan yang mereka ambil.

Sergey Brin dan Page akhirnya memutuskan membuat perusahaan sendiri, sehingga terlahir GOOGLE. Untuk melanjutkan misinya ini kedua sahabat memutuskan untuk cuti dari kuliah mereka di Stanford University.

Pada awal pendirian mereka sempat kehabisan uang untuk membangun sistem.Beruntung mereka dipertemukan dengan dua venture kapital terpandang. Namun mereka tetap tak mau kehilangan kendali terhadap Google.

Meski pertumbuhan hits Google.com dari waktu ke waktu naik pesat tanpa iklan sama sekali dan hanya mengandalkan cerita dari mulut ke mulut (BUZZ) tapi para pemodal belum melihat bagaimana mereka mendapat sumber penghasilan. Dan akhirnya mereka menemukan cara yaitu dengan iklan terarah. Tidak seperti iklan konvensional, iklan pada google muncul sesuai yang dicari user.

Misi dari Google adalah mengorganisir informasi dunia dan membuatnya dapat diakses dan digunakan secara universal. Misi yang kaya dengan modal spiritual tersebut membuat google dapat meledak hingga saat ini. Dari modal US$ 0.1 juta  pada tahun 1998 meledak pada maret 2007 dengn pendapatan mencapai US$ 3,66 milyar.

Google menjadi salah satu perusahaan dot-com yang berhasil dan terus menanjak di mana banyak sekali perusahaan-perusahaan dot-com lainnya yang terus merosot dan kolaps. Bahkan Google menjadi perusahaan dot-com yang paling berjaya saat ini.

Hal yang cukup menarik dari perusahaan Google Inc ini adalah cara mereka dalam menciptakan suasana kerja dalam perusahaan. Mereka membuat kantor kerja mereka menjadi tempat yang kondusif dan menyenangkan dengan tujuan mendukung kreativitas karyawan. Sergey Brin dan Larry Page berusaha memdesain kantor mereka agar lebih menyerupai kampus dan arena bermain play group anak-anak. Mereka berupaya membuat karyawan yang bekerja di Google Inc. yang umumnya adalah para doktor ilmu komputer terbaik untuk  betah seharian tinggal di kantor dan melakukan berbagai inovasi. Bahkan secara khusus Google Inc. mempekerjakan seorang koki ternama untuk setiap hari mengatur menu dan memasak makanan yang lezat bagi semua karyawan.
Oleh karena itu Google menjadi perusahaan peringkat pertama Companies to Work for, membuat karyawan merasa senang bekerja di google karena dapat berjoget,berolah raga, bermain voli pantai,  panjat dinding, main bilyard, berenang, bersantai di kursi pijat dan sebagainya.

Cara itulah yang membuat mereka kreatif dan menghasilkan berbagai inovasi sebagai keunggulan dari sumber daya manusia di google. Google merekrut ahli-ahli dan ilmuan-ilmuan untuk bergabung bersama google.

Google.com sebuah contoh perusahaan yang telah melakukan revolusi strategi. Google.com merupakan fenomena luar biasa di internet dengan menyediakan berbagai fasilitas gratis di internet dimulai dari search engine yang sangat optimal ditambah email gratis (gmail), fasilitas blogging gratis (Blogspot), pelayanan pembayaran (Google Checkout), VoIP ( Google Talk), pelayanan listing (Google Base), Hosting Video (Youtube), Google Eart, Google Map, Orkut, Google Groups.

Pendapatan google diperoleh dari iklan oleh Advertiser melalui Google AdWord. Strategi Google adalah memberikan terobosan baru dalam sistem promosi dan periklanan agar dapat menjangkau konsumen secara langsung, cepat, tepat dan efisien. Dengan iklan terarah. Tidak seperti iklan konvensional, iklan pada google muncul sesuai yang dicari user menggunakan search engine ataupun pada website/blog dengan konten spesifik. Jadi iklan bisa langsung tertuju pada target yang sesuai. Biaya pemasangan iklan di google adalah berdasarkan jumlah klik yang dilakukan pengunjung terhadap iklan yang dipasang oleh Advertiser.
satu lagi strategi periklanan google yang terbukti ampuh dan disukai banyak pemilik website dan blog adalah GOOGLE ADSENSE.
Google Adsense adalah media periklanan google di mana google bekerja sama dengan pemilik website/blog untuk dipasangi iklan dari google pada situsnya dengan perjanjian.
Google Adsense terbukti bisa memciptakan lapangan kerja baru dan memberikan penghasilan tambahan bahkan lebih bagi para publishernya yang sukses. Siapa saja bisa mendaftarkan diri menjadi publisher Adsense. Namun, untuk bisa diterima kita harus memenuhi syarat yang diinginkan GOOGLE. Salah satunya adalah memiliki blog/situs yang spesifik. Untuk saat ini mereka hanya menerima situs yang sesuai dengan bahasa mereka (Inggris). Untuk bahasa Indonesia belum diterima.





Keberhasilan GOOGLE dan kerja kerasnya memang patut untuk kita jadikan pelajaran. Sikap Pantang menyerah, penghargaan terhadap ilmu pengetahuan dan hasil karya intelektual, keberanian, dan keyakinan membuat google terus berinovasi dan berhasil menyatukan dunia melalui internet.

Namun, keberadaan google yang semakin mendominasi dunia internet di lain pihak membuat banyak kalangan khawatir.
Google telah membuat sebagian besar kalangan pengguna internet tergantung padanya.
Bukan hanya pencari informasi menggunakan search engine google, dan pengguna berbagai fasilitas gratisan dari google, tapi juga Webmaster, pemilik blog atau situs.
Termasuk aku sendiri, walaupun hanya seorang blogger amatiran namun pastinya kalau ngeblog kita juga tetap berusaha mengacu pada SEO terutama untuk google dan juga bagaimana mendapatkan PageRank yang tinggi agar tampil di urutan teratas hasil penelusuran GOOGLE. Karena sebagian besar pengunjung blog yang aku buat adalah dari search engine GOOGLE walaupun nggak terkenal juga. Termasuk kamu mungkin yang punya blog dengan traffict lebih dari 80% adalah dari google atau mungkin sudah menghasilkan $ dari Google AdSense?
Nah..????

Dari sumber yang pernah aku baca, karena suatu hal Google bisa memutuskan menghilangkan suatu situs dari hasil pencariannya. Jika itu terjadi maka situs tersebut bisa dianggap tak ada karena kecil kemungkinan orang yang belum tahu akan menemukannya.

Tapi bagaimanapun juga, Google Search Engine sampai saat ini masih tetap menjadi pilihan utama.

0 comments:

Post a Comment